Sueger rek...!!!

Blogger Jember Sueger terbuka bagi siapapun yang ingin belajar dan berbagi pengetahuan bersama.

Tentang kami Hubungi kami

Sosial media kami

Facebook

Klik disini

Twitter

Klik disini

Youtube

Klik disini

Instagram

Klik disini

Artikel

Senin, 08 Mei 2017

Inginkan Masyarakat Selalu Bahagia, Tanoker Inisiasi Pengasuhan Positif dalam Keluarga

Inginkan Masyarakat Selalu Bahagia, Tanoker Inisiasi Pengasuhan Positif dalam Keluarga




Keluarga merupakan fondasi utama di dalam masyarakat yang dibutuhkan kerjasama yang baik antar individu di dalamnya. Ibu dan Ayah memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan dan mengharmoniskan keluarga. Salah satu caranya adalah apabila Ibu sedang memasak di dapur pada hari Minggu, Ayah datang membantu Ibu sambil mengupas bawang, lalu obrolan hangat akan mengalir sedemikian rupa. Salah satu potret keromantisan dalam keluarga tersebut mampu menjadi alasan untuk tetap mengalirkan kasih sayang tanpa batas.
Mirisnya, tidak semua Ayah dan Ibu paham tentang berbagi dan mendukung peran tersebut. Ada keluarga yang semua aktivitas harus dikerjakan sesuai porsinya masing-masing sesuai ilmu turun temurun. Ada pula keluarga yang merendahkan kemampuan pasangannya karena tidak maksimal dalam melakukan aktivitas utamanya, lalu disepelekan. Minimnya ilmu pemahaman tentang keterdukungan pasangan dalam berkeluarga tersebut menjadi salah satu faktor adanya perceraian dalam rumah tangga.

Untuk itu perlu dibekali wawasan dan pengetahuan bagi Ayah dan Ibu supaya keluarga dapat berjalan harmonis. Jadi, tidak melulu anak saja yang disekolahkan, tapi Ayah dan Ibu juga perlu disekolahkan. Tapi nggak lama-lama banget seperti wajib belajar 9 tahun, hehehe.

Tanoker, komunitas yang bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial masyarakat, menginisiasi lahirnya sekolah Bok Ebok dan sekolah Pak Bapak. Kedua sekolah tersebut menjadi sarana berkumpulnya Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak untuk menambah wawasan tentang peran dirinya dalam keluarga untuk menjadikan rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rohmah.

Kegiatan yang menarik ini diapresiasi oleh pemerintah, yaitu Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka bekerjasama dengan Tanoker untuk mengadakan workshop skala nasional yang dapat meningkatkan pemahaman Ibu dan Ayah dalam berkeluarga.

Workshop bertajuk Urgensi Pengasuhan Positif dalam Keluarga Masyarakat, diselenggarakan pada hari ini Selasa, 9 Mei 2017 mulai pukul 8 pagi sampai pukul 3 sore bertempat di Gedung PKG desa Ledokombo, kecamatan Ledokombo, kabupaten Jember. Kegiatan ini akan dihadiri oleh kurang lebih 250 orang yang sebagian besar akan diikuti oleh warga yang pernah menjadi buruh migran di luar kota maupun luar negeri.

Workshop ini akan dibuka oleh Pak Sukirman selaku direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga yang akan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para pakar. Materi yang disampaikan antara lain pengasuhan positif, mendidik anak di era digital, dan pengasuhan berempati. Penuturan materi tersebut akan dikemas secara menarik dan menyenangkan agar tertanam kuat di benak para pesertanya yang umumnya sudah tak lagi berusia muda.

Kegiatan konferensi pers workshop urgensi pengasuhan positif dalam keluarga masyarakat
“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan lebih lanjut terkait pengasuhan anak dalam pendidikan keluarga bagi masyarakat supaya dapat terjalin keluarga yang bahagia, sakinah mawaddah wa rohmah”, begitu kata Bu Ciciek, direktur Tanoker pada konferensi pers workshop di Jember, pada Senin 8 Mei 2017.

Blogger Jember Sueger bersama Bu Cicik ^_^




Jumat, 05 Mei 2017

Tanoker Gelar Pasar Lumpur di Momen Hardiknas 2017 : Dari Desa untuk Dunia

Tanoker Gelar Pasar Lumpur di Momen Hardiknas 2017 : Dari Desa untuk Dunia

Halo semua! Kali ini Blogger Jember Sueger (BJS) bakal cerita keseruan satu destinasi wisata yang tetap menjaga kearifan lokalnya di Jember. Yup, siapa yang tak kenal dengan Tanoker? Komunitas yang berkembang dan dikenal sebagai lembaga yang fokus pada pemberdayaan masyarakat ini baru saja menyelenggarakan sebuah acara tepat menutup bulan April lalu, yaitu pada Minggu, 30 April 2017.


via pictaram.com

BJS juga sempat diundang saat press gathering nya di Cafe Tipis-Tipis, Jalan Danau Toba Jember, tepat empat hari sebelum penyelenggaraan event bernama Pasar Lumpur itu.

Menyimak penuturan Sisillia Velayati yang akrab dipanggil Sisil sebagai perwakilan dari Tanoker siang itu, BJS sudah membayangkan gimana keseruan hajatan warga yang diinisiasi Tanoker ini. Mulai dari pembukaan Pasar Lumpur yang ditandai dengan pemotongan tumpeng, pelepasan merpati (tota'an dereh). Diikuti bazar kuliner sehat dan unik yang menjual hasil olahan masyarakat Ledokombo yang menyajikan berbagai kreasi untuk mempertahankan ragam kuliner tradisional dan mengembangkannya.




Jajaran makanan tradisional ini bakal bikin kita ga kuasa menahan air liur. Seperti nasi jagung, nasi ijo, nasi arab, nasi bakar, nasi pecel, nasi campur, sate jamur, sate keong, sate ayam, nasi lodeh lompong, perkedel lompong, kerupuk mocaf kelor, rengginang mocaf, kembang gula, kelepon, telo, pleret, martabak pepaya muda, tahu petis, puding tape, dawet jagung, jus lumpur, dan buanyak yang lainnya. Hmm.. 


via pictaram.com

Selain cicip mencicip dan pameran produk lokal, juga diadakan lomba kuliner sehat dan kreatif berbagai kreasi makanan dan minuman dari bahan-bahan alami yang ada di sekitar. Syaratnya tepung terigu, tanpa pengawet, tanpa minyak, tanpa pewarna buatan pabrik, tanpa perisa makanan, tanpa pemanis buatan dan tanpa penyedap rasa. Jurinya tak tanggung-tanggung loh, terdiri dari Nina Rohmawati,S.Gz.,M.P.H. (dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember), Maya Cendrawasih (Manajer Rollaas Cafe Jember), Kevin Muqaffi Fieramadhani (Chef Singhasari Resort & Convention) dan Kelvin Soemenap (Chef Aston Jember Hotel & Conference Center).


via tanoker.org

Kalau pengen membawa pulang oleh-oleh, ada pula bazaar leh-oleh serta bazaar pertanian organik yang juga serius dikembangkan.

Yang menarik, ada wisuda S1 dan S2 sekolah bok ebok (Mother School-parenting for peace). Wih, kece bana-bana nih bok-ebok! Jadi, S1 itu adalah mereka yang sudah menyelesaikan 10 topik pembelajaran yang meliputi pengasuhan anak (parenting), pengasuhan anak oleh komunitas (community parenting), identitas diri, peran perempuan dalam keamanan, peran perempuan dalam pembangunan desa, keseharan reproduksi, juga pangan sehat dan kreatif. Kegiatan belajar ini merupakan kegiatan belajar bersama ibu-ibu di Desa Sumbersalak, Ledokombo, dan Slateng. Titurnya, dari ibu-ibu sendiri, yaitu yang lebih dulu mendapat training atau telah mengikuti TOT (training of trainer). Kalau S2? Semacam topik pembelajaran lanjutan lagi. Keren, kan? O iya, wisuda bok ebok kali ini diikuti 91 orang.


via pictaram.com

Juga dimeriahkan oleh pentas anak-anak Tanoker, outbound anak-anak, dan polo lumpur. 


via tanoker.org

Gelaran ini dimaksudkan untuk memperingati hari Kartini dan hari pendidikan nasional 2017. Harapannya, semoga ke depan, apa yang telah digerakkan dari masyarakat ini, dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus berbuat yang terbaik, termasuk dukungan dari para stakeholders dan sektor bisnis.   
Di atas itu semua, Tanoker yang dalam bahas madura berarti kepompong ini memiliki tujuan mulia, mengangkat citra wilayah Ledokombo yang tertinggal, miskin, dan pekat dengan problematika kehidupan menjadi kawasan yang berkembang dengan penuh harapan.  

Seperti yang diungkapkan Farha Ciciek, penggagas Tanoker di sela-sela pembukaan Pasar lumpur 30 April lalu, "Melalui Pasar Lumpur Ledokombo diharapkan terbangun wahana untuk menunjukkan kreatifitas masyarakat di Kecamatan Ledokombo yang menjadi destinasi wisata belajar yang inspiratif di Jember,".

Buat kamu yang ingin mengunjungi destinasi wisat abelajar yang inspiratif di Jember ini, silahkan langsung menuju ke :

Tanoker Ledokombo
Jln Bungur No. 73, Timur Simpang Tiga
Ds. Ledokombo, Kec Ledokombo, Kab.Jember
Jawa Timur 68196, Tlp: (0331) 592 099


Selamat bersenang-senang dan terinspirasi!



Salam BJS,




Artikel Terbaru

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Kegiatan kami

Ngopi santai
Bersama Alfamart Jember
Sueger Camp 18
Bareng Destinasi Wisata Jember
Sueger Famtrip 19
Bareng Dispar Jember
Visit Campus POLIJE 2020
Bareng POLIJE

Hubungi kami

Talk to us

Blogger Jember Sueger terbuka bagi siapapun yang ingin belajar dan berbagi pengetahuan bersama. Dan semoga, dapat menjadi rekomendasi bagi siapapun yuntuk mendapatkan konten yang berkualitas untuk kepentingan sosialisasi program maupun produk atau jasanya, terutama di Jember dan sekitarnya.

Address:

Jl. Kaliurang Gg Sumurbor No.99x, Sumbersari, Jember

Work Time:

Everyday from 9am to 9pm

Phone:

08533 1470 887